Kamus Bahasa Morori Menggey
Menelusuri 144 perbendaharaan kata warisan leluhur Wasur dengan fonetik IPA, contoh kalimat adat, dan audio pelafalan berbasis kecerdasan buatan.
Siang
Sajer
Sajer um nuryafi onggompur. (Siang hari sangat panas.)
Berbicara
Samnomonou
Yoropur usindu samnomonou. (Kakek berbicara tentang sejarah suku.)
Mendengarkan
Samnurye
Meningon yoropur samnurye. (Anak-anak mendengarkan cerita kakek.)
Pasar
Sejalendongrowbeker
Ndap sejalendongrowbeker yarpyang nao. (Ibu pergi ke pasar setiap pagi.)
Hitam
Singuwen
Pu singuwen onggompur. (Rambutnya berwarna hitam pekat.)
Takut
Sira
Na delub evef sira. (Saya takut melihat buaya.)
Satu
Sokkodu
Sokkodu udif hui namrow. (Ada satu burung di pohon.)
Bulan (Penanggalan)
Sokodu mbare
Sokodu mbare yava namrow. (Bulan ini banyak hujan.)
Tahun
Sokodu porwpor
Sokodu porwpor na mupingrowbeker. (Tahun ini saya lulus sekolah.)
Minggu
Sokoduhal minggu
Sokoduhal minggu mbaren korouw yannadu tanampa. (Seminggu ada tujuh hari.)
Rumah
Sour
Sour usindu rur kengge. (Rumah kami dekat dengan sungai.)
Struktur & Fonologi Bahasa Morori Menggey
Catatan linguistik mengenai keunikan rumpun bahasa Kolopom di kawasan pesisir pedalaman Papua Selatan.
Status Moribund
Bahasa Morori dikategorikan sangat kritis karena hanya tersisa belasan hingga puluhan penutur fasih generasi sepuh di Kampung Wasur, menjadikannya prioritas utama revitalisasi nasional.
Rumpun Terisolir
Merupakan cabang mandiri dalam rumpun bahasa Kolepom/Kolopom yang berbeda signifikan dari bahasa Kanum dan Marind tetangganya, dengan susunan kata berpola Subjek-Objek-Predikat (SOV).
Revitalisasi Berbasis AI
Dengan memadukan basis data kamus terstruktur dan model kecerdasan buatan, siapapun dapat melatih percakapan, menanyakan arti kata, dan menjaga memori linguistik Wasur tetap abadi.