Kamus Bahasa Morori Menggey
Menelusuri 144 perbendaharaan kata warisan leluhur Wasur dengan fonetik IPA, contoh kalimat adat, dan audio pelafalan berbasis kecerdasan buatan.
Halo / Apa kabar?
Au, gumpéan nika péndi?
Au, gumpéan nika péndi tanampa? (Halo, apa kabar hari ini?)
Hati-hati di jalan
Bédika onggodusa kaso
Bédika onggodusa kaso pya. (Hati-hati di jalan, ya!)
Minta maaf
Onggodusaka kuyéai
Onggodusaka kuyéai na. (Maaf, saya tidak sengaja.)
Selamat Sore
Onkofanrew
Onkofanrew, samnomonou? (Selamat sore, sedang apa?)
Selamat Malam
Onkofyang
Onkofyang usindu fiw onggompur. (Selamat malam, istirahat yang baik.)
Selamat Pagi
Onkojarpyang
Onkojarpyang usindu onggompur. (Selamat pagi, semoga harimu menyenangkan!)
Selamat Siang
Onkosajer
Onkosajer, koryasin? (Selamat siang, sudah makan?)
Sampai jumpa
Panggukorye pataming riduta
Panggukorye pataming riduta yarpyang. (Sampai jumpa besok pagi.)
Selamat datang
Tambahsekén norjin koroumrorikér
Tambahsekén norjin koroumrorikér Marori kerte. (Selamat datang di Kampung Marori.)
Terima kasih
Tukerté
Tukerté ka onggompur. (Terima kasih atas bantuan kamu.)
Struktur & Fonologi Bahasa Morori Menggey
Catatan linguistik mengenai keunikan rumpun bahasa Kolopom di kawasan pesisir pedalaman Papua Selatan.
Status Moribund
Bahasa Morori dikategorikan sangat kritis karena hanya tersisa belasan hingga puluhan penutur fasih generasi sepuh di Kampung Wasur, menjadikannya prioritas utama revitalisasi nasional.
Rumpun Terisolir
Merupakan cabang mandiri dalam rumpun bahasa Kolepom/Kolopom yang berbeda signifikan dari bahasa Kanum dan Marind tetangganya, dengan susunan kata berpola Subjek-Objek-Predikat (SOV).
Revitalisasi Berbasis AI
Dengan memadukan basis data kamus terstruktur dan model kecerdasan buatan, siapapun dapat melatih percakapan, menanyakan arti kata, dan menjaga memori linguistik Wasur tetap abadi.